Kamis, 15 Juni 2023

Laporan Akhir 2




1. Jurnal
[Kembali]



2. Alat dan Bahan [Kembali]

1. Software Proteus
2. IC 74LS90


3. IC 7493 

4. Switch
5. Logic Probe

3. Rangkaian Simulasi [Kembali]

Rangkaian 2A

Rangkaian 2B

4. Prinsip Kerja Rangkaian [Kembali]

Pada rangkaian untuk percobaan kali ini, terdapat 2 buah komponen berupa, IC 74LS90 dan IC 7493, dimana kedua IC tersebut merupakan IC pencacah biner (counter).

Pada IC 74LS90, terdapat 4 input yang terhubung ke switch dan 2 input terhubung ke clock. Untuk prinsip kerjanya, untuk pada kaki input, apabila 2 buah kaki input dengan tipe yang sama (kedua kaki R0 atau kedua kaki R9) memliki input logika 1, maka akan menyebabkan counter tidak dapat bekerja, sehingga nilai yang di dapat akan tetap (tidak berubah) meski Clock berjalan. Namun jika pada inputnya bernilai berbeda pada kaki input tipe yang sama atau bernilai 0 pada semua kaki input, maka counter akan berjalan yang dimana akan melakukan counting dengan range 0-9

Untuk IC 7493, pada prinsipnya mirip dengan IC 74LS90, hanya saja pada IC ini hanya memiliki 2 buah inputan. Untuk kondisinya sendiri sama sangat mirip dengan IC 74LS90, baik itu pada kondisi inputan logika sama-sama 1 atau sama-sama 0, maupun apabila kedua input memiliki inputan yang berbeda 

5. Video Rangkaian [Kembali]


6. Analisa [Kembali]

PERCOBAAN 2

1. Analisa output percobaan berdasarkan ic yang digunakan?

  • IC 74LS90

Pada rangkaian percobaan 2 menggunakan IC 74LS90, untuk output yang didapat dari IC ini memiliki beberapa kondisi. Sebelumnya pada IC ini memiliki inputan R0(1), R0(2), R9(1), R9(2) dan output Q0, Q1, Q2, Q3 serta 2 buah input CKA dan CKB. Ketika 2 buah inputan memiliki nilai yang sama dengan tipe kaki inputan yang sama (R0 atau R9) maka hanya akan mengeluarkan 1 output bilangan biner, jika kaki inputan tersebut adalah R0 maka output akan didapat 0000 sedangkan jika itu R9 maka output yang di dapat 1001. Untuk kondisi jika salah satu R9 memiliki input 0 dan 3 kaki lainnya berinput 1, maka output juga akan bernilai 0000, lalu untuk kondisi apabila 2 buah input yang berbeda tipe, diberi inputan low dan yang lainnya diabaikan maka IC akan melakukan Counting Up atau perhitungan maju dengan range 0-15 jika dalam bentuk desimalnya

  • IC 7493

Pada IC 7493, memiliki 2 buah kondisi yaitu pada kondisi pertama ketika R0(1) dan R0(2) sama-sama memiliki input High atau 1, maka nilai outputnya akan bernilai 0000, sedangkan pada kondisi kedua yaitu ketika hanya ada salah satu R0 yang berinput 1 dan yang lainnya 0, atau kedua inputan pada R0(1) dan R0(2) sama-sama berlogika 0. maka IC akan melakukan Up Counter dengan range 0-9

2. Apa pengaruh Clock A dan Clock B pada IC yang digunakan ?

Pada inputan CLK A, inputannya hanya akan mempengaruhi nilai output pada Q0 dan QA, dengan kata lain apabila CLK A diputus atau dirubah-ubah maka nilai output selain dari Q0 dan QA tidak akan terpengaruh

Sedangkan pada CLK B, nilainya akan mempengaruhi output pada kaki Q1, Q2, Q3 dan QB, QC, QD, sehingga apabila di putus atau apabila pada CLK B inputannya bukan berupa Clock, maka nilainya tidak akan berubah pada kaki output meskipun inputan pada kaki lain dirubah-rubah

7. Link Download [Kembali]

Download Rangkaian Simulasi 2A Klik Disini

Download Rangkaian Simulasi 2B Klik Disini

Download Video Simulasi Klik Disini

Download HTML Klik Disini

Download Datasheet 74LS90 Klik Disini

Download Datasheet IC 7493 Klik Disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jawaban UTS No.3 Up

     [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Tujuan 2. Alat dan Bahan 3. Dasar Teori 4. Percobaan 5. File Download   Jawaban No.3 1. Tu...