3. Video Simulasi [Kembali]
Pada kali ini, terdapat rangkaian multivibrator monostabil yang sudah saya rangkai. Disini terdapat 3 switch, 2 LED, sebuah resistor dengan nilai 6k, kapasitor dengan nilai 28.2uF, sebuah dioda dan sebuah potensiometer serta sebuah multivibrator IC-74HC123. Dikatakan monostabil karena pada rangkaian multivibrator ini hanya terdapat 1 keadaan stabil.
Pada masing- masing switch terhubung dengan Vcc dan ground, untuk yang terhubung dengan vcc akan berlogika 1 dan 0 untuk yang terhubung dengan ground. Pada IC-74HC123 memiliki beberapa pin, pada pin input terdapat A, B dan MR (Master Reset), pada kaki input A dan MR merupakan pin aktif-low yang dimana artinya akan aktif pada saat kondisi input yang masuk ke pin adalah yang berlogika 0, dan untuk kaki pin B adalah pin aktif-high artinya akan aktif saat input yang masuk berlogika 1. CX yaitu eksternal kapasitor dan RX/CX yaitu eksternal resistor atau eksternal kapasitor. Serta kaki output Q dan Q'.
Ketika di simulasi, saat switch 1 berlogika 0, switch 2 berlogika 1, dan switch 3 berlogika 0, maka akan masuk kedalam ke keadaan stabil dimana LED kuning akan terus menyala. dan pada saat switch 3 diganti ke logika 1, maka multivibrator akan tertrigger, dimana LED hijau akan menyala untuk beberapa saat dan lalu akan berpindah dan kembali LED kuning akan menyala stabil, keadaan inilah yang disebut monostabil dan lama perpindahan disebut kuasi stabil.
Dan lama pada saat kondisi tertrigger atau LED hijau menyala, tergantung pada nilai RC, dimana semakin besar nilainya maka akan semakin lama


