Selasa, 29 Maret 2022

Detektor Non-Inverting dengan Tegangan Referensi Negatif

Non-Inverting dengan Vref = -



1. Tujuan :
  • Untuk mengetahui prinsip kerja detektor non-inverting dengan Vref = -
  • Mampu menunjukkan bentuk rangkaian dengan detektor non-inverting dengan Vref = -

2. Komponen :

 a. OP-AMP : Penguat operasional atau yang biasa disebut op-amp merupakan suatu jenis penguat elektronika dengan hambatan arus searah yang memiliki bati (faktor penguatan ) sangat besar dengan dua masukan dan satu keluaran.    
 b. Resistor :  merupakan komponen elektronik yang memiliki dua pin dan didesain untuk mengatur tegangan listrik dan arus listrik. Resistor mempunyai nilai resistansi (tahanan) tertentu yang dapat memproduksi tegangan listrik di antara kedua pin dimana nilai tegangan terhadap resistansi tersebut berbanding lurus dengan arus yang mengalir, berdasarkan persamaan hukum Ohm: 

 c. Kapasitor :  komponen elektronika yang mempunyai kemampuan menyimpan elektron-elektron selama waktu yang tertentu atau komponen elektronika yang digunakan untuk menyimpan muatan listrik
 d. Ground : titik kembalinya arus searah atau titik kembalinya sinyal  bolak balik atau titik patokan dari berbagai titik tegangan dan sinyal listrik dalam rangkaian elektronika.
3. Teori Dasar : 


Gambar penguat tersebut dinamakan penguat non-inverting karena masukan dari penguat tersebut adalah masukan non-inverting dari Op Amp. Tidak seperti penguat inverting, sinyal keluaran penguat jenis ini sefasa dengan sinyal masukannya. Seperti pada rangkaian penguat inverting syarat ideal sebuah penguat adalah tegangan masukan sama dengan 0 dan impedansi masukan tak terhingga. sehingga dari rangkaian tersebut dapat diperoleh rumus penguat adalah sebagai berikut :


Substitusi persamaan (5) dan (6) ke persamaan (1) sehingga diperoleh :

4. Prinsip Kerja :

Rangkaian detektor non inverting dengan tegangan input Vi berupa gelombang segitiga dan tegangan referensi Vref < 0 Volt, Detektor level tegangan negatif dapat dibuat dengan menempatkan pembagi resistif di antara catu -V dan bumi, seperti tampak pada gambar dibawah. Dalam hal ini, Vref -2,8 V terhadap ground. Bila perubahan tegangan pada masukan membalik melampaui Vref, keluaran akan – Vsatt. Sebaliknya ketika terjadi deteksi, keluaran akan berubah ke + Vsat :

Rangkaian detektor non inverting :
Dengan menggunakan persamaan : 
maka Vi = V1 dan -Vref =V2 sehingga bentuk gelombang tegangan output Vo yang dihasilkan adalah seperti gambar berikut :

Adapun kurva karakteristik Input-Ouput (I-O) adalah seperti gambar berikut. Dengan Vi > 0 maka Vo = +Vsat dan sebaliknya bila Vi < 0 , maka Vo = -Vsat.



5. Gambar Rangkaian (Proteus 8)


6. File yang digunakan :




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jawaban UTS No.3 Up

     [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Tujuan 2. Alat dan Bahan 3. Dasar Teori 4. Percobaan 5. File Download   Jawaban No.3 1. Tu...