PSPICE WINDOWS (Sub Chapter 15.7)
1. Tujuan :
- Untuk menganalisis rangkaian Op-Amp dengan Pspice Windows
- Untuk melihat bentuk gelombang rangkaian
Op-Amp dengan Pspice Windows
2. Alat dan Bahan :
Komponen yang digunakan pada rangkaian :
a) Op-Amp
operasional atau yang biasa disebut op-amp merupakan suatu jenis penguat elektronika dengan sambata arus searah yang memiliki bati (faktor penguatan atau gain) sangat besar dengan dua masukan dan satu keluaran
.jpg)
b) Power
Baterai adalah perangkat yang mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Pada baterai terdapat dua kutub, yaitu kutub positif dan kutub negatif. Kutub positif berada pada bagian batang baterai. Sedangkan, kutub negatif baterai berada pada bagian bawah baterai. Reaksi kimia yang terjadi di dalam baterai menimbulkan arus listrik bermuatan positif dan negatif.
c) Kapasitor
berfungsi
sebagai tempat penyimpan arus dan tegangan dan untuk memperkuat atau
mengganti sinyal elektronik dan daya listrik.
d) Resistor
Resistor merupakan salah satu komponen elektronika pasif yang berfungsi untuk membatasi arus yang mengalir pada suatu rangkaian dan berfungsi sebagai teminal antara dua komponen elektronika. Tegangan pada suatu resistor sebanding dengan arus yang melewatinya (V = I.R). Umumnya terdapat 4 Gelang di tubuh Resistor, tetapi ada juga yang 5 Gelang.
3. Dasar Teori
Banyak aplikasi op-amp
praktis yang dibahas dalam bab ini dapat dianalisi PSPICE. Analisis berbagai
masalah akan digunakan untuk menampilkan dc yang dihasilkan bias atau
menggunakan PROBE untuk menampilkan bentuk gelombang yang dihasilkan.
Pertama gunakan gambar skema untuk menggambar diagram rangkaian dan atur
analisis yang diinginkan, kemudia gunakan simulasi untuk menganalisi rangkaian.
Terakhir periksa output yang dihasilkan atau gunakan PROBE untuk melihat
berbagai bentuk gelombang.
PSPICE dapat mengerjakan beberapa analisis rangkaian, di antaranya yang penting adalah:
1. Summing Op-Amp
2. Op-Amp DC Voltmeter
3. Low-pass Active Filter
4. High Pass Active Filter
5. Second-Order High-Pass Active Filter
6. Bandpass Active Filter
4. Prinsip kerja
Sumber arus Ac dihubungkanke
non-inverting dan yang input bagian inverting digroundkan agar tidak ada arus
yang terbuang. Kemudian pada tegangan yang positif dihubungkan dengan baterai
DC. Pada bagian output dihubungkan dengan osiloskop dan pada input A osiloskop
dihubungkan dengan signal generator untuk membangkitkan sinyal pada rangkaian.
Program
15.1— Menjumlahkan Op-Amp
Op-amp penjumlahan menggunakan IC 741 ditunjukkan pada Gambar
15.35. Tiga input tegangan dc dijumlahkan, dengan tegangan dc keluaran yang
dihasilkan ditentukan sebagai berikut:
Program
15.2—Pengukur Tegangan Volt DC Op-Amp
Sebuah
voltmeter dc dibangun menggunakan op-amp A741 disediakan oleh skema Gambar. 15.36,
fungsi alih dari sirkuit adalah :
Pengaturan
skala penuh voltmeter ini (untuk skala penuh I0 pada 1 mA) adalah :
Program
15.3—Low-Pass Active Filter
Gambar 15.37
menunjukkan skema filter aktif low-pass. Rangkaian filter orde pertama ini
melewatkan frekuensi dari dc ke frekuensi cutoff yang ditentukan oleh resistor
R1 dan kapasitor C1 menggunakan :
Untuk
rangkaian Gambar 15.37, ini adalah
Program
15.4—High-Pass Active Filter
Gambar 15.40
menunjukkan skema filter aktif lolos tinggi. Filter orde pertama ini rangkaian
melewati frekuensi di atas frekuensi cutoff yang ditentukan oleh resistor R1
dan kapasitor C1 menggunakan :
Untuk
rangkaian Gambar 15.40, ini adalah
Program
15.5—Filter Aktif High-Pass Orde Kedua
Gambar 15.42
menunjukkan skema filter aktif high-pass orde kedua. Ini rangkaian filter orde
kedua melewati frekuensi di atas frekuensi cutoff yang ditentukan oleh resistor
R1 dan kapasitor C1 menggunakan :
Program
15.6—Filter Aktif Bandpass
Gambar 15.46
menunjukkan rangkaian filter aktif bandpass. Menggunakan nilai Contoh 15.14, frekuensi
bandpass adalah :
5. Rangkaian
a) Program 15.1— Menjumlahkan Op-Amp
b)
Program 15.2—Pengukur Tegangan Volt DC Op-Amp
c) Program 15.3—Low-Pass Active Filter
d)
Program 15.4—High-Pass Active Filter
e) Program 15.5—Filter Aktif High-Pass Orde Kedua
f) Program 15.6—Filter Aktif Bandpass
7. Soal Latihan dan Example
Example :
1.
Hitunglah tegangan
output dari rangkaian di bawah jika diketahui V1 = mV rms
Jawaban :
2. Hitunglah tegangan
output dari rangkaian di bawah jika diketahui V1 = 40mV rms, dan V2 = 20mV rms!
Jawaban :
Problem :
1.
2.
Soal Pilihan Ganda :
Untuk soal no. 1 dan 2
1.Berdasarkan Gambar Diatas, Tentukan Nilai dari IC
7. Download File